April 10, 2017

Sejarah Istana Asserayah Al Hasyimiah

Istana Sultan Siak

Istana Asserayah Al Hasyimiah atau disebut juga “Istana Matahari Timur” (vande morte) terletak tepat di jantung ibu kota Kabupaten Siak. Istana Siak dulunya merupakan kediaman resmi Sultan Siak yang mulai dibangun pada tahun 1889, yaitu pada masa pemerintahan Sultan Siak ke XI yang bergelar Sultan Assyaidis Syarif Hasyim Abdul Jalil Syaifuddin (1889-1908 M).

Istana siak adalah bukti sejarah kebesaran kerajaan Melayu islam yang terbesar di daerah Riau. Masa jaya Siak berawal dari abad ke 16 sampai dengan abad ke 20 dan silsilah sultan-sultan kerajaan Siak di mulai pada tahun 1723-1946 M dengan 12 sultan yang bertahta.

Keindahan Istana Asserayah Al Hasyimiah terlihat dari bangunan yang yang dirancang arsitek dari Jerman dengan mengadopsi gaya arsitek Eropa, India dan Arab dengan perpaduan Melayu tradisional. Kompleks istana ini memiliki luas sekitar 32.000 meter persegi yang terdiri dari 4 istana yaitu Istana Siak, Istana Lima, Istana Padjang, dan Istana Baroe.

Istana Siak sendiri memiliki luas 1.000 meter persegi. Bangunannya terdiri dari dua lantai. Lantai bawah dibagi menjadi enam ruangan sidang: Ruang tunggu para tamu, ruang tamu kehormatan, ruang tamu laki-laki, ruang tamu untuk perempuan, satu ruangan di samping kanan adalah ruang sidang kerajaan, juga digunakan untuk ruang pesta. Lantai atas terbagi menjadi sembilan ruangan, berfungsi untuk istirahat Sultan serta para tamu istana. Di puncak bangunan terdapat patung burung elang menyambar dengan mata yang memancar tajam yang terbuat dari perunggu sebagai lambang kebesaran, keberanian serta kemegahan Kerajaan Siak. Sementara pada halaman istana masih terawat dengan baik meriam yang menyebar ke berbagai sisi-sisi halaman istana, di sebelah kiri belakang istana terdapat bangunan kecil yang dahulunya digunakan sebagai penjara sementara.

Istana Siak yang dijuluki sebagai “Istana Matahari Timur” hingga saat ini masih kokoh berdiri sebagai simbol kejayaan masa silam kerajaan melayu di Indonesia. (Dispar Kab.Siak).